Tuesday, April 7, 2020

Arabia [2]: Tengah-tengah

Di kelas bahasa Arab baina yadaik level akhir, sebagian besar pesertanya adalah Salafiyyin; ada yang ke-NU-NU-an; sedang gue yang paling liberal. Salafiyyin ini yang kira-kira baru hijrah milenium ini, kebanyakan tidak lagi muda tapi mereka semangat sekali belajar agama, dalam hal ini bahasa Arab. Gue sebut keNuNuan dengan alasan bacaannya kurang lancar. Harusnya basic skill-nya orang NU itu baca qurannya lancar sekali. Serius! NU tulen itu bacaan qurannya lancar sekali.

Dari semua itu, dimanakah gue?


Sunday, March 29, 2020

Polaris

Seeing Polaris is always my dream. It simply means: studying abroad in the North. Because Polaris could not be seen from our beautiful land in Equator.

Studying Abroad in The North

Studying
Yha, harus dalam rangka belajar dong. Arti paling sederhananya ya kuliah. Bukan sekedar short course 2 minggu di IMF HQ, misal. Dan itu pun belum. IMF STI ya tidak masuk hitungan, lha wong cuma di Singapore. Kalau kuliah kan ada standarnya, lebih ketat dan mencerminkan kepatutan kita menjadi warga Bumi, bukan sekedar tuan rumah yang ramah di negeri sendiri.

Tuesday, February 18, 2020

Istirahatlah, Lambe

Hi there.

I don’t know who would read this post or visit my blog. But yes, there are some visitors, I know by looking at the page views statistic. Of course including myself, or only me (?). I don’t know exactly. Some years ago, I had some friends regularly visit my blog, proven by comments on some posts.  I hope some of you still look for me here. Thanks and hi there.

I barely share my blog or posts on social media because, yha, nothing useful here. Only trash I need to throw away from my mind.

Kadaluarsa
Tahun 2019 kemarin saya berkesempatan untuk mendapat pengalaman berharga sehingga dapat membuat kesimpulan: teman itu mempunyai masa dan bisa kadaluarsa. Oleh karena itu, kadang-kadang saya menggunakan term 'brothers and sisters' untuk teman-teman tertentu. Saudara tidak mempunyai masa kadaluarsa. Saya punya sisters-in-law of grafity.

Wednesday, December 4, 2019

Dermaga [Revisi]

Port of Ambon
angin laut tak menepikan kapalnya
angin darat menolak rindunya
karang mengembalikan salamnya
dan ombak yang lupa pulang

di mana saja kau bertabur bunga
di sana kau temukan harumnya
daun tak bergerak
ketika angin berjalan dengan lesu
udara tak lagi memburu

kembali dari tambatan
langit berkata, ini sudah waktunya
tirai diturunkan, kayuh dihentakkan
lalu laut menjelma daratan
tempat rumput-rumput bersembunyi
dari matahari kemarau

hanya kamu yang tahu sampai kapan aku akan menunggu.

Friday, October 11, 2019

Arabia [1]: The Acomodador

"The acomodador: there is always an event in our lives that is responsible for us failing to progress: a trauma, a particularly bitter defeat, a disappointment in love, even a victory that we did not quite understand, can make cowards of us and prevent us from moving on".
Paulo Coelho: The Zahir.

Tahun 2010 saya pengen keluar dari kuliah di pemerintahan, balik ke cinta lama: Aerospace Engineering ITB. Akhirnya cuma wacana. Waktu itu pura-pura punya pelipur lara: di kampus itu saya kenal dan bergaul dengan teman-teman yang menulis bahasa Indonesia/Jawa, memakai huruf Arab. Waktu itu saya memilih bertahan, lebih karena tidak cukup kuat tekad untuk mengambil jalan yang tak jamak diambil orang demi cinta lama. Pura-puranya bersyukur, mendapati diri bisa ikut mengaji kitab kuning sembari kuliah yang sama sekali tak diinginkan. Oke, jujurnya juga, apa yang bisa dibanggakan dari belajar Akuntansi?