Friday, October 14, 2011

Astro-no-my

Awalnya, aku menamai blog pertamaku dulu dengan ASTRO-NO-MY karena terinspirasi oleh web Chem-is-try. Analoginya sama, yaitu nama, secara khusus pemenggalan suku katanya, mencerminkan maksud dan tujuan pemenggalannya, dan tentu juga mewakili nama itu sendiri.

Chem-is-try diartikan sebagai Kimia [Chem] adalah [is] mencoba [try]. Jadi, bukan kimia jika tidak diawali dengan mencoba. Sedangkan Astro-no-my menurutku adalah bintang, yang mewakili langit secara keseluruhan [astron=bintang], bukan [maksudku bukan hanya, untuk kata 'no'] milikku [makna yang agak memaksa untuk kata 'my']. Jadi, Astro-no-my kuharapkan agar diartikan sebagai astro itu bukan milikku saja, tapi milik kita bersama.

Namun, kini aku ragu dengan makna itu. Apakah astro memang bukan milikku? 


Batang usiaku telah setinggi ini; tahun terakhir kuiah di kampus kedinasan Prodip III Keuangan. Kebanyakan belajar tentang akuntansi. Namun, semakin akuntansi yang kupelajari, semakin aku tak minat. Dan justru aku teringat astronomi. Astronomi masih seperti kacamataku; pemandanganku tak lepas dari langit, bintang, bumi, nebula, galaksi, meteor, bintang, bulan, dll.

Rasanya, terlambat bila aku mengatakan bahwa aku telah salah memilih. Tidak! Aku tidak salah memilih. Ini telah menjadi taqdir-Nya untukku belajar akuntansi dan tetek bengeknya, setidaknya dari dua tahun lalu sampai hari ini.

Tapi apakah astronomi itu bukan untukku? Sejak kapan aku merasa ditinggalkannya?

Tidak, entahlah.

Adakah jalan kembali?

No, life must go on. Bukan kembali, tapi memajang kembali rambu-rambu astronomi di jalanku yang kini. Barangkali, apa yang bisa kuperbuat berkait astronomi hanyalah membaca-baca, dan sedikit membaginya dengan menulis.

Ya, doakan aku bisa menuliskannya ya, kawan!

Kamar nomor 18, baina al-magrib wal 'isya, 14 Oktober 2011.

No comments:

Post a Comment