Sunday, January 29, 2012

HWC Week #2: Goal Setting

Hynotic Writing Camp Pertemuan ke-2, Minggu, 22 Januari 2012

D206


Prolognya, hampir saja saya lupa dengan tugas menulis note dan men-tag HWC. Maka, saya mengucapkan terima kasih kepada seseorang yang menandai saya pada catatannya pagi ini.
Sebenarnya, saya sudah mulai menulis draft catatan ini pada tanggal 23 lalu, yakni sebatas judulnya saja. Namun, entah kenapa saya melupakannya begitu saja.

Pertemuan kedua HWC, Bapak Darmawan Sigit mengisi materi tentang Goal Setting. Tentunya, sasaran yang harus kami buat tidak menyimpang dari sasaran HWC itu sendiri. Sasaran dari HWC ini tidak lain adalah menghasilkan penulis yang mampu berkarya dan mempengaruhi pembaca lewat tulisan. Maka, beliau mengawali penjelasan tentang tulisan yang menghipnosis.

"Hypnowriting: saat tulisanmu membangkitkan imajinasi (gambar, suara, rasa) lalu mempengaruhi pembaca."

Friday, January 27, 2012

Berkaca Lewat Kata

Seringkali aku membaca kembali tulisan-tulisanku yang lampau. Setidaknya ada tiga reaksi ketika kulakukan aktivitas itu. Pertama, aku malu karena ternyata tulisanku pernah seacak-acakan itu. Kedua, alhamdulillah aku bersyukur, karena ternyata ada perbaikan. Ketiga, menyesal, mengapa baru menyadari kelemahan tulisan-tulisanku setelah sekian lama.


Menurut analisisku sendiri, tulisan-tulisanku bertempo cepat, dalam artian gugup, tidak tenang, dan grogi. Persis ketika aku berbicara di depan kelas. Iya sih, tulisanku lebih halus ketimbang perkataanku. Ya itu karena telah melalui proses edit. Tapi tetap saja, masih ada sisa-sisa kegugupan kan? Hingga ide cemerlang yang kumiliki tidak tersampaikan dengan baik.

Thursday, January 26, 2012

Doa

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu rahmat dari sisi-Mu yang dengannya Engkau menunjuki hatiku, menyatukan urusanku, mengumpulkan perkaraku yang tercerai-berai, mengembalikan kesenanganku, memperbaiki agamaku, menjaga batinku, mengangkat amal salehku, menyucikan amalku, memutihkan wajahku, mengilhamkan kebenaran kepadaku, memenuhi hajatku, dan melindungiku dari segala kejahatan.


Ya Allah, sesungguhnya aku memoon kepada-Mu iman yang murni yang mengendalikan hatiku dan keyakinan yang tulis, hingga aku mengetahui bahwa tidak akan menimpaku kecuali apa yang telah Engkau tetaokan atasku, dan jadikanlah aku ridha terhadap apa yang Engkau bagikan untukku.

Monday, January 16, 2012

Astronomical Twilight and Dawn

Astrononmical Twilight (Senja Astronomis) disepakati oleh Kementrian Agama Republik Indonesia sebagai rentang waktu sholat maghrib, yakni waktu setelah piringan matahari tenggelam secara sempurna hingga berada pada posisi 18 derajat di bawah horizon barat. Sedangkan Astronomical Dawn (Fajar Astronomis) disepakati Kementrian Agama RI sebagai rentang waktu sholat subuh, yakni waktu pada saat matahari berada pada posisi 18 derajat di bawah horizon timur hingga priringan matahari menyentuh horizon timur.

Ayo belajar astronomi:D

referensi: rukyatulhilal.org 

Friday, January 13, 2012

Keterbatasan

"Keterbatasan membuat orang semakin bijak." (Abdullah Mabruri; 2012)

[1] Kemiskinan

Alkisah di suatu negeri antah berantah, hiduplah seorang miskin papa. Satu hari dari seminggu ia pergi ke pasar guna menjual cangkul hasil produksi tangan terampilnya. Dari penjualan itu didapatlah sejumlah uang. Tidak banyak, palingan cuma Rp100.000, tapi itu cukup untuk memenuhi kebutuhannya.

Menjelang keluar dari pasar ia mendengar seorang penjual menjajakan dagangannya. "Obral. Obral. Baju baru. Cuci gudang. Obral murah. Murah. Murah."

Ia tertarik. Disambanginyalah penjual baju itu. "Hai saudagar, berapaan baju ini?"

It's not about Money

It's not about money, money, and money.


Rasanya hina sekali bila sebuah keputusan hanya didasarkan atas satu faktor saja: uang. Apa hidup ini telah demikian materialistisnya hingga tak ada hal lain yang lebih prinsip sebagai pertimbangan dalam bertindak?


Mungkin iya. Kita memang telah belajar tentang keuangan. Kita mengenal cost-benefit analysis, salah satu acuan kita untuk mengambil keputusan. SALAH SATU. Itu memang hanya salah satu. Itu pun mengukur kuantitas suatu variabel saja.


But, Quality over Quantity.

Tuesday, January 10, 2012

Namanya Laila

Siapa itu yang membawa mutiara di kedua bola matanya?


Namanya Laila, manifestasi malam paling lengang yang pernah Kau percayai sebagai satu-satunya kesepian yang paling sendiri. Penjelmaan warna yang paling jauh dari sudut deviasi, sebelum memantul sempurna pada bidang kaca.


Dan yang menggantungkan bulan sabit memayungi dua mutiara?

Friday, January 6, 2012

Thanks for Inspiring Me

What a great thanks to know you. But it's my fault to be interested in you. I failed to be you. I failed to be similar as you. And I failed to be better. I failed just because I put you in wrong place. This is my own fault, and I beg your great pardon.

A month of someyears ago, I met you: introducing, studying, competiting, and living. It's a grace from Allah who sends you as little paragon in whereever and whenever you are. And, it's my fortune because Allah gets me in one place and one range of time with you. That a month of my life is one of some very valuable time ever.

Thursday, January 5, 2012

Quotes of the Day

[1]
Ada yang percaya pada kalimat matematika ini: 10-1=19 ?
Beberapa orang mempercayai inilah rumus sederhana dari sedekah. Saya juga bukan orang yang menafikkan hal ini.


Namun, saya punya pemikiran ini:
Bahwa adalah suatu kebaikan bagi manusia bila megetahui ilmu ini [tentang sedekah] dengan harapan ilmu itu mendorongnya untuk beramal. Dari ilmu menjadi amal. Namun, tidak seyogyanya sebagai manusia kita benar-benar berhitung secara matematis ketika kita mempunyai uang 10.000 dan berjumpa dengan pengemis lalu memberikan 10%-nya maka dengan sendirinya, cepat atau lambat, angka yang kita miliki akan berubah menjadi 19.000.
Saya juga masih ragu ketika suatu keutamaan diukur dengan nilai (dalam artian kuantitatif macam itu).

Wednesday, January 4, 2012

Reversing Entries

Reversing Entries. Jurnal Balik.


Rasanya membicarakan kebaikan diri sendiri adalah sebuah kebodohan yang nyata. Maka, aku tak ingin mengungkitnya kembali. Dan, berharap suatu balasan dari kebaikan yang pernah dilakukan adalah hal lain yang serupa bodohnya. Maka, aku juga berusaha menghindarinya.


Tapi, bukan manusia namanya bila hidup sendiri-sendiri. Fitrah, bila manusia harus saling menolong--dalam hal kebaikan tentu saja. Benar Allah-lah sebaik-baik penolong. Bisa saja seseorang dibantu oleh Allah untuk mendirikan istana dalam satu malam. Tapi itu di luar kewajaran. Wajarnya, Allah menolong seorang manusia untuk mendirikan rumah dengan perantaraan tetangga dan ahli bangunan untuk mengerjakannya.
*
Pertengahan tahun 2009, aku lupa tepatnya, yang jelas ini terjadi setelah aku membeli laptop di bulan Mei, terjadilah jurnal ini:


     Accounts Receivable                           xxx
          Cash                                                         xxx