Thursday, January 5, 2012

Quotes of the Day

[1]
Ada yang percaya pada kalimat matematika ini: 10-1=19 ?
Beberapa orang mempercayai inilah rumus sederhana dari sedekah. Saya juga bukan orang yang menafikkan hal ini.


Namun, saya punya pemikiran ini:
Bahwa adalah suatu kebaikan bagi manusia bila megetahui ilmu ini [tentang sedekah] dengan harapan ilmu itu mendorongnya untuk beramal. Dari ilmu menjadi amal. Namun, tidak seyogyanya sebagai manusia kita benar-benar berhitung secara matematis ketika kita mempunyai uang 10.000 dan berjumpa dengan pengemis lalu memberikan 10%-nya maka dengan sendirinya, cepat atau lambat, angka yang kita miliki akan berubah menjadi 19.000.
Saya juga masih ragu ketika suatu keutamaan diukur dengan nilai (dalam artian kuantitatif macam itu).



[2]
Sebenarnya, vonis akan datangnya kematian bagi setiap nafas manusia memberi kita kemudahan dalam memilih, bahwa kita tak perlu bersusah payah dan berlelah-lelah untuk mengejar cita-cita dunia. Namun sifat keakuan manusia demikian membaja hingga hidup yang mudah menjadi kerepotan yang membingungkan dan melenakan.


[3]
Apa yang membuat kita menumpang pada satu bahtera yang sama adalah tujuan yang sama, dan bukannya tempat asal kita memulai perjalanan ini.

__celoteh untuk diri sendiri, yang biasanya kata-kata ini muncul pada saat kesempitan membatasi ruang gerak.

1 comment:

  1. [1] Ya Mabruri. Semisal uang seribu rupiah, tak sebanding barang sedikitpun dengan kebahagiaan yang kita peroleh ketika melihat pengemis itu bersyukur atau bahkan mendoakan kita...Kehormatan besar bahwa kita sudah bermanfaat baginya.

    [2] Pun kita tidak dapat yang hakiki dari dunia...Kebahagiaan...
    Baru, baru saja aku menyadari, terlalu bersusah payah terhadap dunia, tnpa berpasrah kepadaNya, dan meskipun sudah kudapatkan apa yang usahakan itu, aku hanya mendapatkan kehampaan...

    [3] Banyak sekali pemaknaanku tentang kata ini... Bagiku kalimat ini begitu luas, namun tetap mendalam Mabruri...^^

    ReplyDelete