Monday, April 2, 2012

Rumah Menghadap Selatan

Ada keuntungan geometris bagi rumah-rumah yang menghadap selatan di daerah beriklim tropis yang berada di selatan khatulistiwa. Yaitu, ketika penghujan, angin dari arah Asia (barat laut) menyapu titik-titik hujan ke arah tenggara. Maka beranda rumah terbebas dari tempias hujan. Ketika kemarau, angin Australia mengarah ke barat laut. Maka, kita akan dibelai-belai angin manja ketika duduk di beranda sejak siang sampai sore. Angin yang sejuk ini menenteramkan, dan membuat kita merasa mengantuk; menghipnotis kita untuk sejenak melupakan segala kepenatan yang menyesakkan.

Selain, tentu saja, langit selatan lebih banyak bertabur bintang. Tapi sebenarnya, aku mau mengatakan bahwa rumahku menghadap ke selatan.

4 comments:

  1. Rumah Kakek ku yang aku tinggal dengannya sekarang, menghadap ke selatan. tapi jendela kamrku menghadap ke barat. bisa lihat bulan terus.^^
    (jadi ingat harus hapus post krna salah bilang barat jd timur. Ulin sih -_-)

    ReplyDelete
  2. iya sih...gara-gara Ulin.. (lho?)

    ReplyDelete
  3. Thanks mas bro, ada keterkaitan ya antara arsitektur sama astronomi. Lumayan nih bisa belajar buat sesuatu :d

    ReplyDelete
  4. senang bila ada yg belajar karenanya.

    ReplyDelete