Monday, May 21, 2012

Tenggara

Kadang, orang menyembunyikan maksud tertentu dari penyebutan arah. Di Indonesia, konotasi "barat" adalah kemajuan, kehebatan, bebas, kapitalis, sekaligus kebejatan moral. Sedang arti kias untuk "timur" adalah kemiskinan, demokratis, keramahtamahan, dan mistis. "Utara", sebagaimana barat, dapat untuk mewakili kemajuan, kekayaan, kesetaraan, liberalis, dan juga sosialis. Sedangkan selatan adalah kemiskinan, kebodohan, padat penduduk, terbelakang, tetapi pongah. 

Menjadi menarik bila kita memasukkan pula mata angin sisipan di antara empat arah yang utama. Dalam hal ini, yang perlu diperhatikan adalah arah tenggara, yaitu di antara selatan dan timur. Maka, tenggara berada di antara dua kebodohan, kemiskinan, kelembutan bersikap, penduduk yang padat, terbelakang, dan sombong.

Mungkin suatu kebetulan di dunia ini ada kawasan regional di duatu sudut benua Asia, yaitu asosiasi beberapa negara Asia, yang menjuluki dirinya sebagai Asia Tenggara. Nah, di antara negara-negara anggota ASEAN, di sudut paling tenggara dari Asialah Indonesia terletak.

__UAS hari pertama: AKL II

4 comments:

  1. Barat dan timur... Bumi ini kan bulat dan berputar Mabruri...^^ #bercanda

    Tapi kupikir Mabruri, mungkin timur tidak semaju barat, akan tetapi bukan berarti tak lebih berilmu dari mereka...

    ReplyDelete
  2. ya..meski bumi ini bulat, arah mata angin perlu kan?

    tapi timur lebih tersohor karena keramahtamahannya kan? dan Indonesia adalah salah satu negara yg berada di "timur".

    di novel "Ketika Cinta Bertasbih", Kang Abik menulis: sebaik-baik manusia adalah orang Indonesia. (intinya begitu, aku lupa redaksi tepatnya).
    dan, guruku semalam juga mengatakan hal yg sama dgn pendapat kang Abik.

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. Kira-kira apa alasan kang Abik dan Guru Mabruri menyebut Orang Indonesia yang sebaik 'baik' manusia ya?

    Em, untuk referensi aja, gimana menurut Mabruri tentang pendapat Caknun ini?
    Caknun - Barat dan Timur

    ReplyDelete