Saturday, June 30, 2012

Something Passion

Passion is not something you do the best, but something you enjoy the most.

Manusia dimudahkan berdasarkan untuk apa ia diciptakan.
:
Bagi beberapa orang, mencari passion itu susahnya bukan main. Bagi sebagian yang lain, ia tak mempedulikan apa itu passion tetapi ia sudah mengerjakan apa yang membahagiakan. Bagi sebagian yang lain, boro-boro ngerti apa itu passion dan menjalani hidup seperti air saja.

Barangkali, tentang passion, aku bisa menggambarkannya dengan kaki mana yang akan kau gunakan untuk menendang bola.


Awalnya aku heran mengapa pemain bola profesional pada level internasional pun tidak mau menggunakan kaki kirinya untuk menendang bola meskipun pada posisi itu paling memungkinkan untuk menendang dengan kaki kiri, hanya karena kaki yang bagus untuk menendang adalah kaki kanan. Begitu juga sebaliknya.

Misalnya, Leonel Messi adalah seorang pemain bola kidal. Kedua kakinya begitu lincah luar biasa menggiring bola (tak usah ini dibahas). Namun, ketika ia akan melakukan shooting ke gawang lawan, ia cenderung menggunakan kaki kiri. Bukan berarti ia tidak menggunakan kaki kanannya, hanya saja kaki kanannya digunakan untuk keadaan tertentu yang memungkinkan (misalnya: shoot on goal yang tidak menuntut kekuatan alias kipernya sudah tidak ada).

Maka, kita perlu melatih kaki yang tepat untuk menendang bola. Demikian pula dengan passion, kita perlu melatihnya untuk kemudian dapat menjadi yang terbaik dengannya. Bisa saja Messi melatih kaki kanannya untuk melakukan semua tugas yang biasanya dibebankan kepada kaki kiri. Meski hasilnya bisa sebagus tendangan kaki kiri, ia belum tentu enjoy jika melakukan tendangan dengan kaki kanan. Misalnya karena perasaan khawatir dan was-was. Rasa tidak nyaman ini berpengaruh pada penjiwaan dalam bermain bola. Dan ini tidaklah baik bagi pesepak bola berbakat.

Dan bersyukurlah bagi kita yang telah berjalan pada passion itu.

No comments:

Post a Comment