Monday, July 30, 2012

Curhat 1.1


Ketika matematika dapat menjelaskan peristiwa agama, itu konfirmasi, bukan bukti. Terbukti atau tidak, tetap YAKIN.

:

Ketika matematika dapat menjelaskan agama, tetap saja matematika itu bukan agama. Kembalikanlah matematika pada agama, bukan sebaliknya mengembalikan agama pada matematika. Jadi, berapa 10-1?



Benar bahwa 10-1 dapat sama dengan 19, tapi takutlah jika hati ini menjadi salah karenanya.

:

Rizki telah ditentukan. Maka, tak perlu kau meniatkan sholat dhuhamu untuk rizkimu. Sholatlah untuk mengingat-Nya yang memberi rizki. Lakukan sajalah.



Rizki sudah ditentukan. Maka, tak perlu berhitung-hitung ketika bershodaqoh. Lakukan sajalah. Rizkimu sudah ada yang menjamin, bukan oleh seberapa besar shodaqohmu.



Rizki telah ditetapkan. Apakah sholat dhuhamu akan menambah rizki? Namun, yang terpenting adalah kita menjadi yakin dengan rizki yang kita dapatkan, bahwa Allah meridhoi rizki itu. besar-kecil atau apa pun bentuknya, kita menjadi tenang dalam mengelolanya.

:

Untungnya, rizki telah ditetapkan, berapa pun kecilnya, hingga kita memang harus meniatkan sholat dhuha, shodaqoh, dan bersilaturrohmi hanya kepada dan karena Allah.

:::


No comments:

Post a Comment