Monday, September 24, 2012

Capacity Building

Berangkat Capacity Building
Sumber foto: www.mediacenterstan.com
Ketika adzan 'ashar berkumandang, gelombang pertama CB sedang beriring-iringan menuju Cijantung. Aku sempat ketiduran di truk, itu artinya perjalanan tidak cukup singkat. Mungkin mencapai satu jam. Barangkali yang terhebat dalam perjalanan ini adalah ketika iring-iringan mobil ini melenggang di antara rentetan kendaraan lain. Khusus kendaraan nomor 15 yang kutumpangi ini menyalakan sirine. Dengan penampilan sekeren ini, lampu merah tidak berarti apapun. Maka, aku pikir: Kopassus adalah sepasukan tentara negera yang kebal hukum di jalanan. Itu namanya hak khusus. Do you agree?

Monday, September 3, 2012

Prepegan @Tanah Abang

Aku memang lebih suka menghindari inflasi daripada meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Atau, bagaimanapun kau berpendapat, inilah aku yang suka menekan pengeluaran daripada menambah pendapatan. Karena, kata Adam Smith, pertumbuhan ekonomi mengakibatkan surga yang hilang. Bukankah lebih baik jauh dari neraka daripada dekat ke surga? Lagipula, pertumbuhan ekonomi tidak selalu berarti pemerataan kesejahteraan.

Berbagai tempaan hidup telah membentukku untuk memiliki prinsip 'berbelanja berdasarkan kebutuhan', bukan 'berdasarkan keinginan'. Kebutuhan pun harus dikembalikan kepada substansi. Aku membutuhkan pakaian, maka aku akan membeli penutup aurat. Tidak memilih rupa, apalagi merk. Kriterianya hanya satu: wajar.

Review Film: Negeri 5 Menara

Film "Negeri 5 Menara" bukan hanya bercerita tentang pendidikan ala pesantren, perjuangan tak kenal lelah, dan kepatuhan terhadap orang tua, tetapi juga tentang persahabatan. Maka, saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman satu kelompok belajar saya di dalam "Geng" Lebah, yaitu Yeni, Farid, Lutfi, dan Randy, yang bersepakat untuk menonton bersama film ini di Cinema 21 Bintaro Plaza. Pastinya, menonton bersama para sahabat akan jauh lebih berkesan daripada menonton seorang diri. Ya, film N5M ini seharusnya ditonton secara kolektif: bisa keluarga, teman satu kelas, kelompok belajar, "geng", dan lain-lain. Bagi pasangan muda-mudi, alangkah baiknya jika mengikuti saran saya: kali ini ajaklah keluarga besar calon mertua untuk menonton bersama, jangan berdua saja karena ini bukan film romantis :D.