Wednesday, May 1, 2013

May Day: Antara Tidak Bersyukur dan Mengubah Nasib

Rizki memang telah ditetapkan Allah, tetapi upah mininum adalah kebijakan yang bisa ditinjau kembali keadilannya.

Tempo waktu ada teman berpendapat di akun FB-nya, bahwa upah/honor sejumlah 850K sebulan itu sudah lebih baik daripada tak ada sama sekali. Disyukuri saja, jangan mengeluh terus.

Memang tidak sedikit teman yang berkomentar galau terkait kemungkinan honor magang yang hanya segitu. Tak sedikit pula nasihat untuk mensyukurinya. Saya? Saya sebisa mungkin menghindari berkomentar di tempat-tempat seperti itu. Selalu ada saja hal tak penting untuk diperdebatkan oleh orang-orang dengan nikmat waktu luang yang melimpah. Lebih baik menulis di Taman Inspirasi meski tak banyak pengunjungnya. Di sini lebih tenang.

Dan, inilah pendapat saya. Kalau memang jumlah honor segitu disepakati sebagai kezaliman eksploitatif terhadap calon buruh birokrasi, kita bisa membicarakannya dengan para pihak yang bersangkutan. Tidak hanya menggerundel di grup tertutup.

Bersyukur pun bukan diam saja terhadap ketidakadilan yang menimpa kita. Lebih lanjut, syukur itu urusan hati mahluk dan Kholik. Mengingatkan saudara untuk selalu bersyukur adalah kebaikan. Tapi mendakwa hati yang kufur nikmat berat pertanggungjawabannya.

alhamduliLlah. Salam dari Taman Inspirsi,
@elmabruri

No comments:

Post a Comment