Friday, October 25, 2013

Berteman Kesendirian

Di rumah, rasanya dekat sekali dengan masa lalu. Sebab, banyak kenangan terarsip di kamar ini: buku-buku sekolah. Lalu dari situ, saya meliat ternyata sudah jauh diri ini melangkah. Membersamai banyak kawan, menemui beberapa 'lawan', dan kembali sendiri.
 
Senja di rooftop kantor
Sumber: dokumen pribadi

Kenangan memang tidak enak untuk diputar pita rekamannya ketika sendirian. Sebisa mungkin, kalau mau mengenang masa lalu, ada orang ketika kenangan itu terjadi membersamai kita mengingat masa lalu. Namun sebaiknya, sudahlah simpan saja kenangan. Atau, putar sekali saja; catat pelajaran yang membersamainya; lalu ingat-ingat pelajarannya saja--tanpa kenangan itu sendiri.

Atau, yah, kita musti kuat menghadapi badai kerinduan, sesal, takut ketika mengingat masa lalu, demi kebaikan di masa sekarang. Untuk hidup yang lebih baik.

Siapa lagi teman sejati kalau bukan diri sendiri? Dan, diri sendiri adalah apa yang kita lakukan. Tindakan kita. Perbuatan kita. Amal kita.

Ketika sendiri, rasanya ingin pergi ke tempat teman-teman berada. Meski raga ini sendiri, setidaknya ada keramaian di jejaring sosial: facebook atau twitter. Kita sekarang ini mudah sekali berkumpul dalam keramaian meski berbeda tempat. Maka, tidak ada yang namanya kesepian. Tapi apakah keramaian yang kita cari, ketika sepi menjadi teman duduk kita? Tentu bukan.

Banyak yang datang, tapi semuanya akan pergi. Tinggallah seorang diri.

Banyak hal yang bisa kita lakukan seorang diri. Dalam arti, ketika memang kita harus sendiri, kita bisa melakukannya. Tak mengandalkan orang lain. Tak bersandar pada orang lain.

Bahkan diri sendiri akan ditinggalkan, bagaimana mungkin kita harus peduli dengan embel embel keduniaan?

Dan, bagaimana mungkin seseorang akan kesepian jika Allah lebih dekat dari urat nadinya sendiri?


Ketika saya membutuhkan sesuatu, maka cukuplah diri ini sendiri yan mengusahakannya. Maksud saya, diri ini mandiri itu. Berdiri pada kaki sendiri.

Masih sendiri,
@elmabruri

ditulis Maret 2013

No comments:

Post a Comment