Wednesday, December 31, 2014

Tutup Sekian

Setelah 15 bulan bekerja, apa yang telah kamu dapatkan dari berikan kepada negara dan bangsa? Ah, tidak usah muluk-muluk. Saya cuma staf pemula yang berangkat dan pulang kantor dengan kerata angin alias sepeda kayuh.

Penghasilan yang meski ........alhamdulillah pokoknya. Bisa tetap sholat berjamaah awal waktu di masjid yang kondusif. Memungkinkan sering mudik menjenguk orang tua. Sibuk di musim tertentu saja--bisa meluangkan waktu untuk mempelajari banyak hal selain kerjaan. Kekeluargaan yang erat.

Monday, December 15, 2014

Perencanaan Keuangan untuk Pemula: Sebuah Perkenalan

Akhir tahun seperti sekarang ini, sejatinya pekerjaan tidak terlalu menyibukkan. Tapi pulang kantor tetap tak bisa sore-sore. Hampir selalu malam, karena ada rapat di dalam kantor di luar jam kerja. Kejar penyerapan setoran. Paling hanya kerjaan yang bersifat rutinitas. Penyusunan APBN 2015 telah selesai beberapa hari sebelum SBY lengser keprabon, bahkan Perpres rincian APBN sudah ditandatangani, juga masih oleh SBY. Agenda penyusunan APBN Perubahan 2015 sudah terdengar karena memang datangnya lebih cepat bahkan sebelum APBN 2015 dilaksanakan. Yah, namanya juga pergantian penguasa. Tapi dari jadwal yang beredar, kesibukan nyata mungkin baru bermunculan setelah pergantian tahun.

Di sela-sela rutinitas ini izinkan saya berbagi pendapat tentang perencanaan keuangan pribadi. Tulisan ini sebenarnya teruntuk mbakyu AAE, dan untuk diri saya sendiri.

Saturday, December 6, 2014

Reviu Novel "Api Tauhid" Habiburrahman el Shirazy

Izinkan saya mengupas novel baru Habiburrahaman "Kang Abik" el Shirazy. Novel seharga Rp79.000,- (beberapa minggu lalu) di Gramedia ini langsung masuk radar pembelian ketika saya tahu Penerbit Republika meluncurkannya. Sekarang novel ini sudah masuk laci pribadi, menunggu teman yang ingin meminjam. Biasanya sih saya tawarkan ke mbakyu dulu, tapi mbakyu lagi diklat; sibuk pastinya. Kau mau pinjam?
Cover "Api Tauhid" (sumber: RepublikaPenerbit.com)

Baiklah. Saya ceritakan dulu pendapat saya tentang novel itu.

Thursday, November 27, 2014

BBM Naik, Masyarakat Beralih ke Sepeda

Ini adalah judul berita yang saya harapkan muncul di media-media online.

Sesungguhnya saya tidak begitu peduli dengan hemat bahan bakar dengan bersepeda, eco-green life style, dan segala ragam propaganda mulia agar orang beralih ke sepeda. Tentu saja saya setuju dengan semua hal positif dari bersepeda itu. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam bersepeda, terutama dalam rangka bersepeda berangkat dan pulang dari tempat kerja atau bike to work.

Tuesday, November 4, 2014

Satu Tahun di Bawah Langit Batavia

Selamat sore, Gaes. Duduk di beranda, berseliweran orang bercerita tentang kota-kota yang mereka banggakan dengan karakter uniknya.

Tuesday, October 7, 2014

Jaminan

Sepagi ini sudah ditelpon dari nomer asing dengan kode wilayah Jakarta. Saya pikir dari kantor sendiri. Ternyata dari sebuah bank yang saya menjadi nasabahnya. Mbak-mbak itu menawarkan sebuah program asuransi yang pada akhirnya, setelah hampir 10 menit percakapan yang didominasi olehnya, saya harus menolaknya dari satu pertimbangan saja.

Apa satu pertimbangan itu? Prinsip.

Thursday, October 2, 2014

Kado dari "Ayah": 1st Anniversary

Ini dia kadonya (klik).
Screenshot Pasal PMK yang Bikin Ngeri
Menjelang pisahnya DJP, DJBC, dan Dit. PNBP DJA dari Kemenkeu dan membentuk kementerian/lembaga negara tersendiri khusus bertugas mengumpulkan penerimaan negara, Sekretariat Jenderal Kemenkeu tidak ingin ada eksodus besar-besaran dari anak-anak asuh mereka. Seolah-olah para petualang yang ingin menyeberang kawasan pada pagi hari ini terkurung oleh tembok Berlin yang kemarin tidak ada.

Bahkan PMK ini menjegal mereka yang ingin melepas dari jubah kenyamanan dan berganti seragam perang perjuangan.

Tuesday, September 30, 2014

Satu Tahun

September hendak berakhir beberapa jam lagi. Sudahkah kau bangun? Itu lho, yang katanya "wake me up when September ends".
CFD Minggu, Monas (dok. pribadi)


Monday, September 15, 2014

Mahalnya Bersepeda

Namanya paradoks pilihan, ketika semakin banyak kesempatan memilih, semakin bingunglah kita. Maka, nikmat Tuhan yang manakah yang kaudustakan, ketika Tuhanmu memberi batasan yang justru memudahkanmu dalam memilih?
Service di Rodalink (dok. pribadi)

Monday, September 8, 2014

Solotrip Bukit Pelangi-Bukit Az Zikra

Mengapa solotrip?
Namanya juga mengasingkan diri. Mungkin ada beberapa orang yang mau diajak duet atau lebih untuk melakoni persepedaan dari Jakarta ke Bogor tanpa bantuan mobil pengangkut, tapi aku -sedang- lebih suka petualangan sendiri. Sabtu-Minggu di Puncak banyak sekali ditemui pesepeda dari berbagai daerah di luar Bogor. Nah, ketika aku dua minggu diklat di Gadog-Jalan Raya Puncak inilah timbul keinginan demikian menggebu untuk ikut jua merasakan sensasi bersepeda di kawasan sejuk tapi macet tiap akhir pekan ini. Tentu sulit menemukan orang yang berkeinginan sama sepertiku.
Mendaki Bukit Pelangi (dok. pribadi)

Friday, September 5, 2014

Polygon Heist 1.0 atau Helios F100?

First of all, let me apologize to God for my decision on spending fund inefficiently. And, happy Friday mubarak.
Helios F100 Blue dan Heist 1.0 White (dok. pribadi)
Saya punya argumen untuk itu. Bahwa, saat ini ada sedikit idle cash yang baru akan saya gunakan 3 atau 4 bulan kemudian. Berangkat dari situlah saya membekukan dana menjadi aset berupa sepeda Polygon Helios F100 padahal sudah ada Polygon Heist 1.0 yang lebih dari mumpuni untuk mengantar saya mengantor tiap hari. Ini seperti memadu istri pertama yang setia dengan istri muda yang molek #ups (mudah-mudahan tidak terjadi sungguhan). Kondisi need of liquidity dan aset mangkrak yang dihadapi pemilik semula meniup kencang keinginan untuk memiliki sepeda kelas agak wah tersebut. Niatnya sih barang ini sebagai reserve asset. Juga, semoga ada nilai pertolongan pada transaksi ini.

Thursday, September 4, 2014

Berhening di Jakarta

Kehadiranku di suatu tempat hampir-hampir tidak mempengaruhi apapun. Tidak merusak; tidak memperbaiki. Seperti gas kentut di angin badai, seperti cahaya lilin di siang hari, seperti gerimis ringan di malam pekat, seperti Bumi di hadapan Galaksi Bimasakti: nyaris tak berpengaruh.

Mejeng di Suaka Margasatwa Muara Angke [SMMA] (dokumen pribadi)


Thursday, August 28, 2014

Overtime

Apa arti bekerja bagimu?

Apakah ia aktualisasi diri, hingga dirimu harus melakukan apa yang paling nyaman bagimu? Ataukah ia adalah ibadah, hingga dirimu melepaskan kenyamanan dan yang tertinggal adalah pahala? Tapi bekerja tidak bisa dimuarakan pada satu arti: menjemput nafkah.

Sumber: dokumen pribadi


Friday, August 8, 2014

Mudik kepada Fitri

Teman, semoga Allah menerima amal-amal kita semua selama bulan Ramadhan dan menjadikan kita kembali suci di hari yang fitri serta memasukkan kita ke dalam golongan orang-orang yang bertaqwa. --latepost.

Di tahun pertama merantau di Jakarta (dulu di Tangerang Selatan kan?), mudik lebaran saya kali ini terbilang tidak sukses. Kriteria penentunya hanya satu: tidak kebagian tiket kereta. Rasanya kok sedih bingits sekali ketika tidak mendapat tiket kereta; yang terbayang adalah perjalanan berpuluh-puluh jam, macet, dan ketidaknyamanan lainnya. Merasa kurang beruntung, karena tidak bisa mendapat tiket kereta dengan cara yang wajar pada H-90 maupun pada saat ada kereta tambahan. Sebenarnya dapat tiket, tapi  berangkatnya pas malam lebaran --dan orang tua tidak berkenan bila kedua anaknya belum di rumah ketika takbir dikumandangkan.

Tuesday, July 22, 2014

25 Tahun

Mungkin kamu tak ada di sini ketika nasihat baik ini diwejangkan oleh guru kita. Atau bisa jadi kamu di sini, tapi aku tak tahu yang mana dirimu. Atau juga kamu melihatnya lewat TV, jika tempat tinggalmu memakai antena parabola. Jadi, mari kuanggap kamu belum tahu. Maka, bacalah catatan ringkas ini tentang Kajian Bulanan Bersama Ustadz Yusuf Mansyur di masjid Istiqlal pada hari Minggu 20 Juli 2014 berikut ini.

Jika setiap hari kita menghafal satu baris al Quran, maka pada 25 tahun mendatang kita sudah menjadi hafidz/hafidzah al Quran.

Friday, June 6, 2014

Vegan

Alhamdulillah, it's friday. Apa kabarmu? Segala puji bagi Allah yang telah mengirimkan sinar matahari untuk Bumi Nusantara, serta butiran hujan di sela-sela kehangatan, hingga tanaman hijau dan hewan ternak nyaman hidup di atasnya.

Menuju akhir pekan pertama bulan Juni (tgl 1 Juni tidak dianggap). Artinya, seminggu lagi menuju pulang ke kampung kelahiran. Rencana untuk pulang bareng mbakyu harus gagal karena jadwal Prajab Gol III dimajukan, tiba-tiba, demi menyiasati anggaran. Kerasa banget Badan Diklat lagi kejar setoran. Semoga itu kabar baik, karena bisa berarti undangan bagi kabar baik kabar baik selanjutnya untuk segera menyusul. Alhamdulillah. Tapi, jadinya, gimana gitu rasanya sebagai peserta prajab Gol II gelombang 4 malah jadi tertinggal. But, okelah.

Friday, May 30, 2014

Bike to Work: Polygon Heist 1.0

Jika seseorang akan membeli sepeda dan tidak tahu jenis apa yang diinginkan, ia akan secara otomatis membeli jenis sepeda mountain bike (MTB). Tidak peduli sepeda itu akan digunakan di jalan raya. Tapi sebenarnya itu tidak terlalu penting. Toh, ada beberapa tipe sepeda MTB. Dua di antaranya: all mountain dan cross country.
Mejeng di pintu masuk FLONA 2014, Lapangan Banteng (doc pribadi)

Wednesday, May 21, 2014

Senjakarta dari Jendela

Foto diambil dari jendela sisi kiri lantai 18 Gedung Sutikno Slamet, Kompleks instansi pusat Kementerian Keuangan dengan Canon SX50HS pada senja 17 April 2014.

Tuesday, May 20, 2014

Petikan

Tulisan ini ditulis hanya sekali, tapi berbunyi setiap kali ada pembaca yang tersesat di taman ini dan menemukan susunan kata aneh yang ternyata biasa-biasa saja. Maka, ketika kamu membaca tulisan ini, semoga setiap pembaca --lainnya-- mendapat manfaat yang berlipat setiap kamu mengucapkan kembali kata-kata yang hanya tertulis sekali ini --di sini:

"Semoga Allah mengumpulkan kita bersama hamba-hamba yang Ia sayangi dan menyayangi orang-orang yang berkumpul bersama kita."

Saturday, May 17, 2014

Doktor

Cieeeeee yang tidak pulang ke kos karena nglemburin nota keuangan (NK) dan RAPBNP 2014. Mulai dari penulisan, lay out, sampai pencetakan (print).

Ga pulang ke kos sih udah biasa, tapi mondok di kantor ya baru kali ini. Sebenarnya masih nge-print 50 buku NK khusus buat Badan Anggaran (Banggar) DPR, tapi masih belum kelar semua, kehabisan toner warna. Dan costumer service mesin FC yang katanya stand by 24 jam masih belum mengirimkan satu mekaniknya.

Ya sudah, istirahat. Posting dulu, baru boteng. Bobo ganteng.

Penting ya?

Bismillah.

Monday, May 5, 2014

Pada Mulanya Kata

Kata-kata lembut yang kita bisikan
pada pasangan kita
tersimpan di suatu tempat di surga
Pada suatu hari, mereka akan berjatuhan
bagaikan hujan, lalu tersebar
dan mistri cinta akan tumbuh berseri
di segala penjuru bumi

-Jalaluddin Rumi-

-repost

Wednesday, April 30, 2014

Kunyah

Sebagian orang makan karena bosan. Sebagian yang lain makan karena sedang sendirian. Mungkin dia/mereka tidak lapar dan tidak berharap kenyang. Tapi makan dijadikan aktivitas pengisi waktu -yang menurutnya- luang.

Ada orang yang tidak doyan makan. Ada juga yang tidak sempat makan karena kesibukan. Meski mereka lapar, makan dikesampingkan.Selain karena kesibukan, ada orang-orang tertentu yang tidak berselera makan pada banyak makanan dengan alasan yang hampir tak masuk akal tadi: gak doyan atau tidak berselera.

Tuesday, April 15, 2014

Mitologi Rindu

Kata Sujiwo Tejo, "Puncak rindu paling dahsyat itu ketika dua orang tak saling telp/sms/bbm dll tapi diam-diam keduanya saling mendoakan."
Menara Istiqlal: Tetap Berdiri Meski Sendiri (dokumen pribadi)

Semoga ini cukup menjadi penjelasan ringkas kenapa hapeku tidak pernah berdering olehmu aku tak pernah menyapamu. Meski memang, aku tak tahu siapa dirimu jika kamu bukan dia.

Friday, April 11, 2014

Mr. Macro & Mrs. Micro

Mungkin judul tak sesuai isinya. Apa salah saya? Masalah buat loe? hehe.. I'm sorry, dear readers.
Meja kerja dengan latar belakang lansekap Pasar Senen-Kemayoran (dokumen pribadi)
Menuju 7 bulan bekerja di sini. Apa yang kamu cari?

Thursday, March 6, 2014

Instruksi Pimpinan

Dalam upaya untuk melangsungkan tugas dan fungsi kenegaraan untuk melayani warga sebangsa Indonesia tercinta kita ini, pemerintah perlu dana operasional yang tertuang dalam Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L). Berdasarkan dokumen sakti inilah birokrasi berjalan.

Sumber: dokumen pribadi
Saya berharap bisa melakukan dengan baik apa yang mengisi pikiran saya tentang semua ini, tapi bahkan mengungkapkannya saja kesulitan di sini.

Thursday, February 27, 2014

Label

Sekian ribu warteg, adakah yang menempelkan logo halal di jendela warungnya? Lalu mengapa Solaria yang belum menampilkan -waktu itu- sertifikat halal dari MUI -semacam- mendapat boikot untuk tidak makan di sana? Alih-alih merealisasikan sikap kehati-hatian, bisa jadi fitnah yang disebarkan seandainya kita salah mengartikan urgensi label kehalalan. Atau jangan-jangan ada udang di balik tepung adonan? :-)
Logo halal pada kotak siap saji
(dokumen pribadi)

Apakah warteg itu dianggap tidak lebih bahaya -atau dianggap lebih aman- daripada restoran-restoran besar? Terus, daging tikus yang dibungkus tepung crunchy ala fried chicken itu ditemukan di restoran atau di gerobak pinggir jalan?


Tuesday, February 18, 2014

Pulang

"Karena hatikuku adalah rumahku, aku tak perlu pulang untuk mendatangi kenyamanan. Tidak pula bepergian untuk mencari ketenangan, atau melarikan diri dari keramaian untuk mencapai kesunyian. Untuk meramaikan hati dengan kehangatan kasih sayang, adalah cukup dengan membisikan nama-nama Yang Maha Indah, sepanjang nafas selama hayat, dalam dalam diam maupun kelimpungan." (status FB Abdullah Mabruri)

Setelah 4 bulan merantau ke Jakarta, akhirnya datang juga kesempatan mudik. Meskipun hanya bisa mengambil 2 dari 3 hari libur panjang akhir pekan dan imlek karena terlambat memesan tiket kereta, mudik kali ini cukup berarti. Sebab, saya bukan pulang untuk menjenguk kampung halaman. Benar memang saya menuju Kebumen, tapi lebih tepatnya adalah kami -saya dan mbak Arum- pulang ke pangkuan Ibunda (cielah....) sekaligus membawa Ibu untuk berkumpul di Jakarta. Begitu Ibu bergabung di Jakarta, kini saya selalu pulang di akhir pekan.

Tuesday, February 11, 2014

Album Foto: Ancol-Januari

Mercure Hotel-Ancol, 9 s.d. 10 Januari 2014, Direktorat Penyusunan APBN mengadakan konsinyering pembahasan penyusunan RPP tentang Penyusunan APBN yang sebenarnya merupakan alibi dari acara internal (pada waktu malamnya sih) berupa perpisahan dua mantan Direktur Penyusunan APBN yang telah promosi menjadi direktur jenderal dan staf ahli. Berhubung saya ini anak baru yang tugasnya antara lain melayani kebutuhan di lantai 18, maka ditunjuklah saya menjadi juru kamera pada acara tersebut, khususnya sesi malam. Berikut beberapa hasil jepretan saya.
Dirjend. Perimbangan Keuangan, Staf Ahli Menkeu bidang Pengeluaran Negara, Direktur Anggaran I (Plt. Dir. Penyusunan APBN), dan para pegawai Direktorat Penyusunan APBN [fotografer tak tampak :-( ]

Wednesday, February 5, 2014

Gua

Di kehidupan yang serba cepat ini, tampaknya sesekali kita harus berhenti. Dalam satu hari yang lelah, setidaknya ada lima pemberhentian utama. Dan sepertinya itu tidak cukup. Dalam seminggu yang dipenuhi rutinitas kerja dan karya, teramat perlu tempat-tempat pemberhentian. Tempat menyembunyikan diri dari putaran zaman.

Dan di kota semegah ibu kota Jakarta ini, di manakah pemberhentian itu?
Sumber foto: www.digitaltrends.com

Monday, January 20, 2014

Masker

Semakin sibuk aja nih sampai jarang posting? Iya lumayan sibuk. Alhamdulillah ya... sesuatu. Di sini bisa ada surat perintah kerja lembur tipa hari. Artinya, antara lain: banyak kerjaan. Banyak melakukan fungsi. Dan..... katanya sih money follows function memang bakalan sibuk di direktorat ini, apalagi kalau musimnya rapat-rapat dengan DPR.
Sumber: google.com

Konsinyering

Sejak bekerja di Direktorat Penyusunan APBN, saya merasa malu jika masih membicarakan soal gaji, pangkat, penempatan instansi, dll. Meski begitu, saya juga merasa belum mampu berbicara soal kontribusi kepada negeri. Di hadapan saya (kami) adalah uang negara yang harus kami kelola dengan seoptimal mungkin, khususnya bidang penyusunan rencana keuangan Indonesia selama satu tahun secara berkelanjutan. Tidak lain, tujuannya seperti tertuang dalam UU Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, yaitu: memajukan kesejahteraan umum. Mulia sekali....

Allson Hotel, tepat di belakang gedung putih DJA (dokumen pribadi)