Saturday, February 24, 2018

Arsip

Jadi begini perlakuan waktu. Kadang ia menarik, kadang ia mengulur. Ketika menarik, ia membuat kita terikat, terpaku, terburu, terjungkal, mungkin tertinggal. Ketika mengulur, ia juga bisa membelit, melepas sejenak, membumbung, tanpa pegangan, lalu terbanting dan tersungkur. Tapi bisakah manusia hidup tanpa kenangan? Ketika hidupnya terus berputar, semakin kencang, dan tak ada waktu istirahat yang dengannya teselip sesingkat waktu untuk melihat masa lalu lewat spion?
Foto, album, buku angkatan, dan semua dokumen sejarah diri itulah spion. Mereka sekarang ada di mana? Apakah semuanya baik-baik saja? Mudah-mudahan kita semua selalu dalam lindungan Allah, apapun kondisi yang menyelimuti kita.